NTB Perkuat Kolaborasi Medis Global, Kadinkes Mewakili Gubernur Resmi Buka Simposium Internasional Neuroanestesi

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dr. dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM., MARS., mewakili Gubernur NTB secara resmi membuka 9th International Joint Symposium Indonesia–Singapore Neuroanaesthesia and Neurocritical Care yang diselenggarakan di Ballroom Aruna Resort Hotel Senggigi, Lombok pada Jum’at (24/7). Kehadiran Kadinkes mewakili Gubernur merupakan bentuk dukungan Pemerintah Provinsi NTB terhadap pengembangan mutu pelayanan kesehatan sekaligus penguatan kolaborasi medis internasional.
Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan oleh Kadinkes NTB, disampaikan apresiasi kepada Indonesian Society of Neuroanesthesia and Critical Care (INA-SNACC) beserta seluruh mitra yang telah memilih Nusa Tenggara Barat sebagai tuan rumah penyelenggaraan forum ilmiah internasional yang mempertemukan para pakar dari Indonesia, Singapura, Malaysia, India, Thailand, dan berbagai negara lainnya. Forum ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat kolaborasi, berbagi ilmu pengetahuan, hasil riset, serta inovasi terbaru dalam bidang neuroanestesi dan neurocritical care.
Pemerintah Provinsi NTB menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan sebagai bagian dari upaya mewujudkan NTB Sehat dan Cerdas. Penguatan kapasitas tenaga medis, peningkatan kualitas rumah sakit rujukan, serta kolaborasi dengan berbagai institusi nasional dan internasional menjadi langkah strategis dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas bagi masyarakat.
Selain memberikan manfaat bagi dunia kesehatan, penyelenggaraan simposium internasional ini juga memperkuat posisi NTB sebagai destinasi health-related MICE tourism, yaitu perpaduan antara sektor kesehatan, pendidikan, dan pariwisata. Dipilihnya Lombok sebagai lokasi penyelenggaraan menunjukkan meningkatnya kepercayaan dunia internasional terhadap NTB sebagai tempat penyelenggaraan konferensi ilmiah dan kegiatan profesional berskala global yang sekaligus memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata, perhotelan, transportasi, kuliner, dan ekonomi kreatif masyarakat.
Melalui momentum ini, Pemerintah Provinsi NTB berharap terjalin kolaborasi yang semakin erat antarprofesi dan antarnegara dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta inovasi pelayanan kesehatan. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi dan terobosan yang memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, baik di tingkat nasional maupun regional, sekaligus semakin mengukuhkan Nusa Tenggara Barat sebagai pusat penyelenggaraan konferensi kesehatan internasional.
Sumber: dinkes.ntbprov.go.id

